Pusat Bisnis Syariah

Tulungagung, Jawa Timur - Indonesia

pusatbisnissyariah@gmail.com

+62 851 5687 3419

Order Via Whatsapp sub menu

Jumat, 21 Agustus 2020

PENYEBAB MALAS SHOLAT DAN CARA MENGATASINYA PART 2

Agustus 21, 2020 0

 Jika sebelumnya Pusat Bisnis Syariah membahas penyebab malas sholat, kini kami akan mengulas bagaimana mengatasi malas sholat.

Baca artikel sebelumnya : Penyebab Malas Sholat

Caranya sangat mudah. Yaitu…


1. Berhenti melakukan dosa. Meskipun itu dosa yang kecil


Coba Anda ingat-ingat! Ketika Anda sakit alergi karena makanan tertentu, apa yang orang dewasa nasihatkan pada Anda?

Berhenti memakan makanan penyebab alergi itu. Ya, kan?

Saat iman kita sakit sehingga semangat beribadah menjadi loyo, kita harus menghentikan kebiasaan berbuat dosa yang secara sadar kita lakukan. Karena perbuatan dosa itulah yang memperburuk kesehatan iman kita.

Sakit fisik dan sakit iman itu juga termasuk musibah.


“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” (QS. Asy-Syura : 30)



2. Berteman dengan orang yang rajin ibadah


Ustadz Hanan Attaki pernah berkata dalam video Youtube-nya, “Seseorang itu dipengaruhi oleh siapa yang jadi temennya."

“Dan janganlah kamu condong kepada orang-orang dzalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka. Dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain dari Allah SWT, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Hud: 113)


“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR Bukhari)


Tapi bukan berarti Anda harus mencari orang yang sempurna. Maksut sempurna di sini ialah orang yang rajin melaksanakan semua ibadah. Rajin tahajud, dhuha, baca Qur’an, dan lain-lain. Sulit mencari orang yang seperti itu.

 Sumber : https://www.masjidassegaf.com/2020/02/berteman-dengan-orang-sholeh/


3. Mempelajari ilmu agama


Imam Ahmad mengatakan, “Manusia lebih memerlukan ilmu daripada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dua atau tiga kali sehari, sedangkan ilmu diperlukan di setiap waktu.”

Maka dari itulah Allah mewajibkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu.


“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)


Hadits di atas menunjukkan bahwa, dengan mencari ilmu, kita akan dibantu Allah agar menjadi penghuni surga. Dan salah satu ciri penghuni surga adalah menjaga sholat.


“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (QS. Al-Mujadilah : 11)


Jadi buat Anda yang merasa derajat Anda di situ-situ saja, capcus gih, cari guru untuk minta ilmu!

Sumber : https://muslimah.or.id/10472-keutamaan-menuntut-ilmu-agama.html


Selanjutnya...

Read More

Sabtu, 11 Juli 2020

PENYEBAB MALAS SHOLAT DAN CARA MENGATASINYA

Juli 11, 2020 0
Pertama-tama, Pusat Bisnis Syariah ingin memuji Anda bahwa Anda adalah insan yang baik, karena Anda peduli dengan kualitas ibadah Anda. Sehingga ketika Anda merasa malas sholat, Anda segera mencari apa penyebab malas sholat dan bagaimana solusinya. Alhamdulillah!

Anda tidak sendiri. Saya pun pernah mengalami hal serupa. Lalu, ketika saya menghadiri suatu pengajian, kebetulan materi yang sedang dibahas adalah tentang penyebab malas beribadah.

Jadi bukan hanya penyebab malas sholat yang dikaji.

penyebab malas sholat


PENYEBAB MALAS SHOLAT

TERNYATA, penyebab malas sholat dan ibadah lainnya itu simple. Yaitu IMAN SAKIT.

Lho, memangnya iman bisa sakit?

Iman juga bisa sakit. Sama halnya dengan tubuh kita.

Saya beri perumpamaan sederhana.

Anda pasti pernah sakit demam, bukan?

Apa gejala sakit demam?

Salah satunya pasti tidak nafsu makan. Betul?

Meskipun yang dimakan adalah makanan selezat apapun, tetap terasa tidak enak. Benar?

Itulah tanda sakit fisik.

Kalau seseorang sakit iman, apa tandanya?

Jika sakit fisik ditandai dengan tidak enak makan, maka sakit iman ditandai dengan tidak enak beribadah. Salah satunya malas sholat. Seberapa besarpun pahala yang akan ia dapat, tetap saja ia merasa malas mengerjakannya.

Anda pernah tidak, merasa sangat bersemangat mengerjakan shalat fardlu di awal waktu, mengaji puluhan ayat tiap hari, shalat dhuha, tahajud, dan sebagainya?

Saat itulah iman Anda sehat wal ‘afiat. Sama halnya saat tubuh kita sehat wal’afiat, pasti kita begitu antusias makan apapun. Semua makanan tampak enak di mata kita. Namun, ketika Anda jatuh sakit, nafsu makan itu menjadi layu selayu-layunya.

Apa tanda iman jatuh sakit?

Awalnya semangat shalat di awal waktu, sekarang mepet di akhir waktu. Sebelumnya mengaji puluhan ayat per hari, sekarang buka mushaf Al-Qur’an saja malas. Biasanya bangun pagi buta untuk shalat tahajud, sekarang bangun pas waktu Subuh mau habis. Layunya semangat beribadah pasti ada pemicunya.

Kesimpulan :

Tanda iman sehat yaitu antusias mengerjakan ibadah wajib dan sunah
Tanda iman sakit yakni enggan mengerjakan ibadah wajib, apalagi yang sunah.


PENYEBAB IMAN SAKIT

Ada asap, pasti ada api.

Jatuh sakit pasti ada pemicunya. Pemicu sakit fisik seringkali karena melakukan hal-hal yang dilarang dalam ilmu kesehatan. Seperti sering kelelahan, stress berkepanjangan, makan tidak teratur, tidak menggosok gigi, dan masih banyak lagi. Atau bisa juga karena tertular penyakit dari orang lain.

Lalu, apa pemicu iman sakit?

Jika sakit fisik dipicu oleh perbuatan yang melanggar ilmu kesehatan, maka iman sakit dipicu oleh perbuatan yang melanggar ilmu agama, alias perbuatan dosa. Jadi jika Anda mulai merasa malas sholat, cobalah evaluasi. Dosa apa yang sering Anda lakukan akhir-akhir ini? Sudah tahu? Nah, stop melakukannya!

Stop segera! Sebelum sakit iman Anda kian parah dan akhirnya iman Anda … mati.

Baca juga :

PENTING! 5 Ciri Baju Syar'i Wanita Menurut Al-Qur'an dan Hadits Shahih

7 Cara Mudah dan Murah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Bagaimana Anakku Bisa Menjadi Imam Masjidil Haram?

CARA MENGATASI IMAN SAKIT

Saat kita sakit demam, dokter tidak hanya memerintahkan untuk menghentikan penyebab demam. Tapi juga menganjurkan minum obat demam.

Kalau sakit iman, bagaimana menyembuhkannya?

Berhenti melakukan sesuatu yang Anda ketahui bahwa itu dosa. Lalu, minum obat.

Apa obatnya?

Klik Selanjutnya

Yup, itu tadi artikel penyebab malas sholat dan cara mengatasinya dari Pusat Bisnis Syariah. Terima kasih telah membaca. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Read More

Sabtu, 23 Mei 2020

UNTUK DI RUMAH, BEGINI CARA DAN BACAAN SHALAT IDUL FITRI PART III

Mei 23, 2020 0


10. Duduk di antara dua sujud

Jangan lupa tetap dengan thuma’ninah. Salah satu doa yang mustajab ialah doa yang dibaca ketika duduk di antara dua sujud.

Maka jangan sia-siakan. Di-sunnah-kan membaca doa ini ketika duduk di antara dua sujud

   رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي 


Rabbighfir lii, warhamnii, wajburnii, warfa‘nii, warzuqnii, wahdinii, wa ‘aafinii, wa‘fu ‘annii

Artinya : Tuhanku ampunilah aku, sayangilah aku, tutupilah aibku, tinggikanlah derajatku, rezekikanlah aku, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku




11. Sujud dengan thuma’ninah.

Di-sunnah-kan membaca tasbih ini (3 kali) ketika sujud

   سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ   

Subhaana rabbiyal a‘laa wa bi hamdih.

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya




12. Disunnahkan duduk istirahat sejenak

Dilakukan sambil mengucapkan subhaanallaah, lalu bangun untuk melaksanakan rakaat kedua



13. Takbir intiqal

Yaitu takbir yang mengiringi bangun dari posisi duduk ke posisi diri.




14. Takbir tambahan ‘Allaahu akbar’ sebanyak 5 kali

Dilakukan dengan kedua tangan di telinga sebagaimana takbiratul ihram. Saat jeda antar takbir, membaca zikir :

:   سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ   

Subhaanallaah, walhamdulillaah, walaa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula walaa quwwata illâ billaahil ‘aliyyil azhiim.

Artinya : Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya kecuali bersama Allah Yang Maha Tinggi dan Agung




15. Membaca Surat Al-Fatihah  



16. Baca salah satu surat dalam Al-Qur’an

Anda bisa memilih surat yang dibaca Rasulullah SAW saat shalat Idul Fitri. Rasulullah SAW dulu membaca surat Al-Qamar atau Al-Ghasyiyah


17. Mengulangi nomor 7 sampai 11



18. Duduk tasyahhud akhir

Dilakukan dengan membaca bacaan :

   التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إنَّك حَمِيدٌ مَجِيدٌ 

At-tahiyyaatul mubaarakaatus shalawaatut thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alaynaa wa ‘alaa ‘ibaadillahis shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa shallayta ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim; wa baarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.



19. Salam

   السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله   

As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaah


Sekian cara dan bacaan shalat Idul Fitri untuk Anda yang berencana menjalankannya di rumah. Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.
Read More

Jumat, 22 Mei 2020

UNTUK DI RUMAH, BEGINI CARA DAN BACAAN SHALAT IDUL FITRI PART II

Mei 22, 2020 0


3. Takbir tambahan sebanyak 7 kali


   اللهُ اَكْبَرُ   (Allaahu akbar) dengan kedua tangan di telinga sebagaimana takbiratul ihram. Saat jeda antar takbir, membaca zikir :


 سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ   


Subhaanallaah, walhamdulillaah, walaa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiim.

Artinya : Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya kecuali bersama Allah Yang Maha Tinggi dan Agung




4. Membaca Surat Al-Fatihah 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (1) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (3) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (7)  6.




5. Membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an.

Namun dulu, Rasulullah SAW membaca surat Qaf atau surat Al-A’laa 

Diriwayatkan dari 'Ubaidillah bin Abdullah bin 'Utbah. Ia mengisahkan, Umar bin Khathab bertanya kepada Abu Waqid Al Laitsi, “Apakah Rasulullah saw. membaca surah saat salat Idulfitri dan Iduladha.” Abu Waqid Al Laitsi menjawab, "Beliau membaca (surah) qaaf qal qur'anil majiid (Qaf) dan iqtarabitis saa'ah wan syaqqal qamar (al-Qamar)” (H.R. Tirmidzi).

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, menyebutkan bahwa, "Dalam riwayat An-Nu‘man bin Basyir bahwa Rasulullah SAW saat salat id membaca Sabbihisma rabbika’ (Surat Al-A‘laa) dan ‘Hal ataaka hadiitsul ghaasyiyah’ (Surat Al-Ghasyiyah). Keduanya merupakan sunah. Wallahu a’lam."





7. Rukuk

Rukuk dengan thuma’ninah (jeda sambil mengucapkan subhaanallaah). Atau di-sunnah-kan membaca bacaan ini 3x saat rukuk

   سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ 

Subhaana rabbiyal ‘azhiimi wa bi hamdih.

Artinya : Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya





8. I‘tidal

I'tidal dengan thuma’ninah. Atau di-sunnah-kan sambil mengucapkan :

 رَبَّنَا لَك الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْت مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ 

Rabbanaa lakal hamdu mil’as samaawaati wa mil’al ardhi wa mil’a maa syi’ta min syay’in ba‘du

Artinya : Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu





9. Sujud

Sujud dengan thuma’ninah. Atau di-sunnah-kan membaca kalimat ini 3x saat sujud


  سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ 

Subhaana rabbiyal a‘laa wa bi hamdih. 

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya





Klik SELANJUTNYA untuk menuju langkah berikutnya.
Read More

Kamis, 21 Mei 2020

UNTUK DI RUMAH, BEGINI CARA DAN BACAAN SHALAT IDUL FITRI

Mei 21, 2020 0
Apakah Anda berada di zona merah Covid-19? Anda berencana shalat Idul Fitri di rumah? Tapi apakah Anda sudah tahu bagaimana cara dan bacaan shalat Idul Fitri? Adakah perbedaan bacaan shalat Idul Fitri di masjid dan di rumah?

Tidaklah berbeda cara dan bacaan shalat Idul Fitri ketika di masjid maupun di rumah. Namun tentu Anda akan kesulitan shalat Idul Fitri di rumah kalau tidak tahu cara dan bacaan shalat Idul Fitri.

Maka, berikut Pusat Bisnis Syariah ulas cara dan bacaan shalat Idul Fitri :




1. Usahakan berjamaah, meskipun hanya berdua


القسم الثاني من النفل المؤقت وهو ما تسن فيه الجماعة ( صلاة العيدين ) الأصغر والأكبر وهي من خصائص هذه الأمة  

Artinya : “Jenis kedua dari shalat sunnah yang ditentukan waktunya adalah shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah (shalat dua Id, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha). Shalat Id disyariatkan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW.”

(Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H, halaman 106)

bacaan shalat idul fitri





2. Baca niat shalat Idul Fitri

Baca niat di dalam hati, bersamaan dengan mulut mengucapkan Allaahu akbar ketika takbiratul ihram

Berikut niat shalat Idul Fitri :

(sebagai imam)

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى


Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an imaaman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

(sebagai makmum)

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًمَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى


Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta‘aalaa. 

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”






3. Baca doa iftitah

Hukumnya sunnah (boleh tidak dibaca. Dapat pahala lebih jika dibaca). Jika tidak dibaca, lompat ke nomor 4

Berikut doa Iftitah :

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .


Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.

Artinya : 

"Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.

Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).”

Klik SELANJUTNYA untuk menuju cara dan bacaan shalat Idul Fitri berikutnya. Semoga bermanfaat untuk Anda dan semoga Allah SWT melindungi Anda sekeluarga dari wabah Covid-19. Sekian. Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Read More

Minggu, 10 Mei 2020

PENTING! 5 CIRI BAJU SYAR'I WANITA MENURUT AL-QUR'AN DAN HADITS SHAHIH PART II

Mei 10, 2020 0
Kali ini Pusat Bisnis Syariah akan melanjutkan 5 ciri baju syar’i wanita menurut Al-Qur’an dan hadits shahih.

2. Al-Qur’an surat An-Nuur ayat 31

Katakanlah pada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) nampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.”

Kalo hijabnya lebih panjang lagi?

Itu lebih bagus.

Kalo hijabnya di atas dada?

Minimal sampai menutup dada. Kurang dari itu berarti tidak boleh. Karena, selain untuk menutup rambut hingga leher, mengenakan hijab juga bertujuan untuk menutupi lekuk tubuh wanita di bagian dada. Sebab mayoritas ulama mengatakan lekuk tubuh wanita juga merupakan aurat.

3. Hadits Riwayat Abu Daud 4106


Dari Aisyah radhiallahu'anha, Asma binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang transparan. Rasulullah SAW pun berpaling darinya dan bersabda,
 "Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid, tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini (beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya)."

Wajah itu bagian mana saja?

Ustadz Felix Siauw dalam salah satu ceramahnya menjelaskan bahwa wajah adalah bagian yang menghadap lawan bicara. Tempat tumbuhnya rambut bukan termasuk wajah, berarti harus ditutup (kecuali kumis dan jenggot).

Namun dalam mazhab Syafi’i, wanita ketika shalat, dagu bagian bawah diperintahkan untuk ditutup.

4. Hadits Riwayat Imam Ahmad 6/295

Dari Ummu Salamah, Rasulullah SAW ketika bersabda mengenai masalah menjulurkan ujung pakaian, aku berkata kepada beliau, "Wahai Rasulullah bagaimana dengan kami (kaum wanita)?" Nabi SAW menjawab: "Julurkan lah sejengkal"'. Lalu Ummu Salamah bertanya lagi: "Kalau begitu kedua qadam (bagian bawah kaki) akan terlihat?'' Nabi SAW bersabda: "Kalau begitu julurkanlah sehasta."

Berdasarkan petunjuk-petunjuk di atas, bagaimana wanita sebaiknya memilih pakaian luar rumah?

1. Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan

2. Boleh memakai busana potongan

3. Berkerudung hingga menutupi dada untuk menyembunyikan lekuk tubuh di bagian dada

4. Longgar, supaya bentuk badan tidak tampak, dan tidak transparan

5. Gunakan kaos kaki untuk menutupi kaki bagian bawah

Mudah, bukan?

Tentu saja mudah. Karena Allah SWT berfirman :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” 
(QS Al-Baqarah: 286)

Di Jawa Timur, banyak kota-kota yang menjadi pusat produksi fashion, termasuk baju gamis. Kota Tulungagung salah satunya.

Di Tulungagung, sangat banyak industri fashion baju gamis, baik yang berskala home industry maupun berskala besar. Hal ini menjadikan toko fashion baju gamis hampir selalu dijumpai di jalan-jalan Tulungagung.

Salah satu toko fashion baju gamis di Tulungagung ialah Fas_shop.

baju syar'i wanita


Tiba waktunya Saudari memilih fashion baju gamis dari Fas_Shop mana yang terbaik untuk Saudari.

1. GAMIS LAYLA

baju syar'i wanita


Harga : Rp 207.000 (khusus Pusat Bisnis Syariah)
Ukuran : All size
Bahan : Corina weading
Warna : seperti dalam gambar
Pilihan warna : hanya yang tertera pada foto di atas
Kondisi : New





2. SYAR’I KANAYA


baju syar'i wanita

Harga : Rp 480.000 (khusus Pusat Bisnis Syariah)
Ukuran : All size
Bahan : Ceruti
Warna : Seperti gambar
Kondisi : New





3. GAMIS KEI

baju syar'i wanita

baju syar'i wanita


Harga : Rp 207.000 (khusus Pusat Bisnis Syariah)
Ukuran : L dan XL
Bahan : Katun kombinasi
Warna : Hijau keabuan, abu-abu, cokelat
Kondisi : New






Kenapa belanja di Pusat Bisnis Syariah ?

Karena kami :

1. Produk pasti halal
2.     Akad sesuai syariah
3. Amanah (jujur dalam menyampaikan kondisi produk)
4.     Layanan cepat
5.     100% made in Indonesia. No import!

Sekali lagi, 3 prinsip utama kami ialah : Halal, akad sesuai syariah, dan amanah.







Inilah ulasan para customer tentang kami :

baju syar'i wanita

(75% pembeli PUAS)

baju syar'i wanita

(Nilai kualitas produk mendapat BINTANG 5)





GARANSI UANG KEMBALI 100% DAN MENERIMA PENGEMBALIAN PRODUK apabila barang tidak sesuai pesanan atau tidak sesuai dengan keterangan dari kami.





Itu tadi 5 ciri baju syar’i wanita menurut Al-Qur’an dan hadits shahih. Semoga bermanfaat untuk Saudari. Terima kasih. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh.
Read More

Post Top Ad