5 Adab Menerima Tamu yang Harus Diterapkan - Pusat Bisnis Syariah

Pusat Bisnis Syariah

HALAL - AKAD SESUAI SYARIAH - AMANAH

New

Order Via Whatsapp sub menu

Selasa, 29 Januari 2019

5 Adab Menerima Tamu yang Harus Diterapkan

Berbahagialah Anda ketika didatangi tamu. Karena apa? Anda mendapat kesempatan meraih pahala haji dan umroh dan dibersihkan dari dosa-dosa. Bonus-bonus tersebut akan Anda terima dengan satu syarat. Yakni cukup dengan menerapkan adab menerima tamu.

adab menerima tamu


Baca juga : Lebih Ampuh Dari Kemoterapi Cara Mengobati Kanker Usus Besar Ini

“Jika ada tamu masuk ke dalam rumah seorang mukmin, maka akan masuk bersama tamu itu seribu berkah dan seribu rahmat. Allah akan menulis untuk pemilik rumah itu pada setiap kali suap makanan yang dimakan tamu seperti pahala haji dan umrah.”

“Wahai Ali, jika kamu dikunjungi oleh tamu, maka ketahuilah bahwa Allah Ta’ala telah memberikan anugrah kepadamu. Sebab Dia telah mengutus sesuatu yang bisa menyebabkan dosamu diampuni.”

Apa saja 5 adab menerima tamu?

1. Mengenakan baju yang pantas

Coba bayangkan ketika Anda bertamu, lalu tuan rumah mengenakan baju yang kotor dan bau. Bukankah Anda merasa tidak dihargai?

Selain untuk menghargai tamu, mengenakan baju yang pantas juga sebagai wujud menghargai diri sendiri.


Jika Anda perempuan, sedangkan tamu Anda laki-laki bukan muhrim, maka usahakan seluruh aurat tidak tampak.

2. Bersikap ramah

Adab menerima tamu yang satu ini, penerapannya seperti :

Mempersilahkan masuk rumah. Jika Anda perempuan yang sendirian di rumah, dan tamu Anda laki-laki non muhrim, maka cukup persilahkan duduk di teras.

Senyum,

Menanyakan kabar tamu dan keluarganya, dan

Memerhatikan apa-apa yang disampaikan tamu dengan seksama. Jangan sampai ketika tamu berbicara, Anda melihat gadget. Mereka akan merasa tidak dihargai.

3. Menghidangkan jamuan

Jika mampu menghidangkan susu, maka hidangkan susu. Jika hanya mampu menghidangkan teh atau kopi, maka jangan memaksakan diri menghidangkan susu sampai rela berhutang.

Begitu juga dengan makanan. Jika Anda mampu menghidangkan nasi dan lauk-pauk, maka hidangkanlah. Jika tidak, snack atau camilan pun cukup.


4.    Melayani tamu yang menginap

Bersihkan dan rapikan kamar tamu,

Pastikan tamu mendapat fasilitas tidur seperti bantal dan selimut,

Ajak tamu ikut serta dalam makan bersama. Ingat! Ajaklah! Jangan menunggu mereka bergabung dengan sendirinya. Karena mereka pasti sungkan bergabung kecuali diajak tuan rumah.

“Hormatilah tamu sampai tiga hari , adapun selebihnya adalah merupakan shadaqoh darinya .” ( HR. Muttafaqun’alaihi )

5. Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Akan Pulang

“Sesungguhnya merupakan perbuatan yang sunnah apabila seseorang (Tuan rumah) keluar bersama – sama tamunya sampai kepintu halaman .” (HR.Ibnu Majjah)


Sekian 5 adab menerima tamu dari Pusat Bisnis Syariah. Semoga Anda tercerahkan dari kebingungan bagaimana bersikap ketika tamu datang. Wassalamu’alaikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad