CARA AGAR BISNIS DROPSHIP JADI HALAL - Pusat Bisnis Syariah

Pusat Bisnis Syariah

HALAL - AKAD SESUAI SYARIAH - AMANAH

New

Order Via Whatsapp sub menu

Senin, 07 Januari 2019

CARA AGAR BISNIS DROPSHIP JADI HALAL


Assalamualaikum, anda seorang dropshiper? atau reseller? 
Atau malah anda yang mengelola para dropshiper dan atau reseller?

Beruntunglah anda menemukan artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas tentang bisnis dropship. Mengapa harus banget mimin bahas?  Pertama, Karena prospen bisnis dropship ini besar. Meskipun sudah banyak para dropshiper yang bertarung di pasaran. Tetapi mereka hanya sekedar berjualan. Tanpa adanya strategi dan pemahaman akan hukum syari yang berimbah kepada kehalalan usahanya. Imbasnya bisa saja menghambat masuknya rezeki dari proses yang tidak halal. Bagaimana menjadi dropshiper yang syariah atau halal. Setelah ini akan mimin bahas.

Alasan yang kedua kenapa bisnis dropship ini harus dibahas. Yaitu bisnis ini cocok bagi anda yang masih duduk di bangku pendidikan/pelajar. Bisnis Untuk Pelajar. Dengan dropship anda bisa manjual apa saja produk yang anda sukai dan pastinya sesuai dengan passion. Bisnis dropship ini bisa dikatakan bisnis yang minim modal. Sangat menarik bukan?




Nah bagaimana menjadi seorang dropshipper online? Baik mimin akan share cara menjadi dropshipper yang halal. Sebenarnya alur dropship itu secara garis besar sangat simpel. Pertama, anda tahu suatu barang yang bagus, tahu harganya, tahu kualitas dan spesifikasinya serta tahu siapa yang biasnya membeli produk ini. Intinya mengetahui suatu produk dan harganya. Anda bisa cari di marketplace.

Selanjutnya anda tinggal download gambarnya dan jual lah ke toko anda sendiri, jika anda punya toko online sendir atau post di Facebook, Instagram dan whatsApp story anda. Sertakan juga kalimat atau caption yang menjual.

Kemudian tunggu hingga customer menghubungi anda. Dan membeli produk hasil dropship anda dengan membayar sesuai harga yang anda tawarkan. Jangan lupa juga menghitung estimasi biaya kirim lokasi pembeli anda.


Tugas anda selanjutnya membelikan barang sesuai yang diinginkan pembeli anda di supplyer yang anda download gambarnya tadi. Transfer uangnya ke supplyer anda. Dan selesai. Keuntungan anda akan didapat dari selisih harga antara Supplyer dan anda sebagai dropshiper. contohnya supplyer jual dengan harga Rp. 10.000 maka anda jual dengan harga Rp. 15.000. anda apsti tahu keuntungan anda hehehe.

Tetapi SAYANGNYA CARA DIATAS ITU HARAM!!! 

Loh kenapa bisa haram min? Kan produknya halal? Uangnya juga nggak dikorupsi?
Baik mimin akan jelaskan alasanya kenapa cari diatas itu haram. Berdasar kepada hadis Nabi Muhammad SAW berikut ini.

Dari Hakim bin Hizam, “Beliau berkata kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, ada orang yang mendatangiku. Orang tersebut ingin mengadakan transaksi jual beli, denganku, barang yang belum aku miliki. Bolehkah aku membelikan barang tertentu yang dia inginkan di pasar setelah bertransaksi dengan orang tersebut?’ Kemudian, Nabi bersabda, ‘Janganlah kau menjual barang yang belum kau miliki.‘” (HR. Abu Daud, no. 3505; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Barang yang anda jual adalah barang orang lain yang anda miliki. Menjual barang yang belum anda miliki itu hukumnya haram dalam islam. Dan tidak mimin anjurkan untuk menggunakan cara diatas. Anda harus mematuhi gaimana jual beli online dalam islam itu.
Bagaimana cara menjadi dropshipper oneline yang halal




Dari cara yang sudah mimin ajarkan diatas tadi, hanya perlu merubahnya dibeberapa bagian saja. Tidak semuanya salah. Yang perlu dirubah adalah pada langkah pertama. Yang sebelumnya anda mengambil gambar dan menjualnya kembali secara diam-diam. Maka untuk memenuhu unsur syariah dari transaksi anda. Anda harus meminta persetujuan terlebih dahulu kepada si pemilik barang atau supplyer anda. Mintalah dengan cara yang baik.

Setelah persetujuan diterima, mintalah persetujuan harga yang boleh anda jualkan dengan arahan suppleyer anda. Nah dengan begitu barang yang anda jual akan menjadi halal. Karena kenapa, supplyer sudah mempercayakan barangnya kepada anda. Sebagai ilustrasinya begini. Supplyer yang punya Toko, anda yang jaga Toko. Tetapi menggunkan nama koto anda sendiri. Anda sebagai pegawai si supplyer anda. Jadi secara tidak langsung anda digaji oleh si pememik toko atau supplyer anda.

Cukup simpel kan caranya. Semoga usaha anda dalam merintis bisnis ini di ridhoi oleh Allah SWT. Selamat berjuang dan semoga sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad