UNTUK DI RUMAH, BEGINI CARA DAN BACAAN SHALAT IDUL FITRI - Pusat Bisnis Syariah

Pusat Bisnis Syariah

HALAL - AKAD SESUAI SYARIAH - AMANAH

New

Order Via Whatsapp sub menu

Kamis, 21 Mei 2020

UNTUK DI RUMAH, BEGINI CARA DAN BACAAN SHALAT IDUL FITRI

Apakah Anda berada di zona merah Covid-19? Anda berencana shalat Idul Fitri di rumah? Tapi apakah Anda sudah tahu bagaimana cara dan bacaan shalat Idul Fitri? Adakah perbedaan bacaan shalat Idul Fitri di masjid dan di rumah?

Tidaklah berbeda cara dan bacaan shalat Idul Fitri ketika di masjid maupun di rumah. Namun tentu Anda akan kesulitan shalat Idul Fitri di rumah kalau tidak tahu cara dan bacaan shalat Idul Fitri.

Maka, berikut Pusat Bisnis Syariah ulas cara dan bacaan shalat Idul Fitri :




1. Usahakan berjamaah, meskipun hanya berdua


القسم الثاني من النفل المؤقت وهو ما تسن فيه الجماعة ( صلاة العيدين ) الأصغر والأكبر وهي من خصائص هذه الأمة  

Artinya : “Jenis kedua dari shalat sunnah yang ditentukan waktunya adalah shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah (shalat dua Id, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha). Shalat Id disyariatkan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW.”

(Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H, halaman 106)

bacaan shalat idul fitri





2. Baca niat shalat Idul Fitri

Baca niat di dalam hati, bersamaan dengan mulut mengucapkan Allaahu akbar ketika takbiratul ihram

Berikut niat shalat Idul Fitri :

(sebagai imam)

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى


Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an imaaman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

(sebagai makmum)

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًمَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى


Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta‘aalaa. 

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”






3. Baca doa iftitah

Hukumnya sunnah (boleh tidak dibaca. Dapat pahala lebih jika dibaca). Jika tidak dibaca, lompat ke nomor 4

Berikut doa Iftitah :

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .


Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.

Artinya : 

"Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.

Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).”

Klik SELANJUTNYA untuk menuju cara dan bacaan shalat Idul Fitri berikutnya. Semoga bermanfaat untuk Anda dan semoga Allah SWT melindungi Anda sekeluarga dari wabah Covid-19. Sekian. Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad