PENYEBAB MALAS SHOLAT DAN CARA MENGATASINYA PART 2 - Pusat Bisnis Syariah

Pusat Bisnis Syariah

HALAL - AKAD SESUAI SYARIAH - AMANAH

New

Order Via Whatsapp sub menu

Jumat, 21 Agustus 2020

PENYEBAB MALAS SHOLAT DAN CARA MENGATASINYA PART 2

 Jika sebelumnya Pusat Bisnis Syariah membahas penyebab malas sholat, kini kami akan mengulas bagaimana mengatasi malas sholat.

Baca artikel sebelumnya : Penyebab Malas Sholat

Caranya sangat mudah. Yaitu…


1. Berhenti melakukan dosa. Meskipun itu dosa yang kecil


Coba Anda ingat-ingat! Ketika Anda sakit alergi karena makanan tertentu, apa yang orang dewasa nasihatkan pada Anda?

Berhenti memakan makanan penyebab alergi itu. Ya, kan?

Saat iman kita sakit sehingga semangat beribadah menjadi loyo, kita harus menghentikan kebiasaan berbuat dosa yang secara sadar kita lakukan. Karena perbuatan dosa itulah yang memperburuk kesehatan iman kita.

Sakit fisik dan sakit iman itu juga termasuk musibah.


“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” (QS. Asy-Syura : 30)



2. Berteman dengan orang yang rajin ibadah


Ustadz Hanan Attaki pernah berkata dalam video Youtube-nya, “Seseorang itu dipengaruhi oleh siapa yang jadi temennya."

“Dan janganlah kamu condong kepada orang-orang dzalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka. Dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain dari Allah SWT, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Hud: 113)


“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR Bukhari)


Tapi bukan berarti Anda harus mencari orang yang sempurna. Maksut sempurna di sini ialah orang yang rajin melaksanakan semua ibadah. Rajin tahajud, dhuha, baca Qur’an, dan lain-lain. Sulit mencari orang yang seperti itu.

 Sumber : https://www.masjidassegaf.com/2020/02/berteman-dengan-orang-sholeh/


3. Mempelajari ilmu agama


Imam Ahmad mengatakan, “Manusia lebih memerlukan ilmu daripada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dua atau tiga kali sehari, sedangkan ilmu diperlukan di setiap waktu.”

Maka dari itulah Allah mewajibkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu.


“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)


Hadits di atas menunjukkan bahwa, dengan mencari ilmu, kita akan dibantu Allah agar menjadi penghuni surga. Dan salah satu ciri penghuni surga adalah menjaga sholat.


“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (QS. Al-Mujadilah : 11)


Jadi buat Anda yang merasa derajat Anda di situ-situ saja, capcus gih, cari guru untuk minta ilmu!

Sumber : https://muslimah.or.id/10472-keutamaan-menuntut-ilmu-agama.html


Selanjutnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad